SERANG — Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Serang dinilai berjalan jauh lebih tertib, transparan, dan terstruktur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, mengungkapkan bahwa hingga seluruh rangkaian proses pendaftaran dan daftar ulang usai, pihaknya belum menerima satu pun aduan atau laporan resmi dari masyarakat terkait kendala pelaksanaan SPMB.

Pengawasan Ketat dan Komitmen Bebas Intervensi

Muji menjelaskan, pengawasan ketat dilakukan secara intensif melalui Komisi II DPRD Kota Serang yang membidangi sektor pendidikan. Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang telah menjalankan mekanisme seleksi dengan patuh pada regulasi.

“Sampai saat ini DPRD tidak menerima aduan secara tertulis. Kami melihat SPMB tahun ini benar-benar diawasi secara ketat sesuai dengan tugas dan fungsi Komisi II. Alhamdulillah, dibandingkan tahun lalu, pelaksanaannya jauh lebih rapi,” ujar Muji saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (9/7/2026).

Ia menambahkan, perbaikan sistem ini menutup celah bagi praktik-praktik tak terpuji seperti “titip-menitip” calon peserta didik. Sebagai bentuk komitmen moral dan kelembagaan, Muji bahkan telah menandatangani pakta komitmen untuk memastikan seluruh proses berjalan adil dan objektif.

“Lebih rapi, kemudian indikasi adanya titipan sangat sulit terjadi. Apalagi saya sebagai Ketua DPRD sudah menandatangani komitmen untuk tidak ada proses titip-menitip,” tegasnya.

Apresiasi Disdikbud dan Solusi Sekolah Gratis

Atas kelancaran proses ini, pimpinan legislatif Kota Serang menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disdikbud Kota Serang. Muji juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif mengawal dan melakukan kontrol sosial demi keterbukaan dunia pendidikan.

Terkait calon siswa yang belum berkesempatan lolos di sekolah negeri, Muji memastikan Pemkot Serang sudah menyediakan alur penyelesaian agar tidak ada anak yang putus sekolah.

“Bagi yang belum diterima di sekolah negeri, Disdik sudah menyiapkan solusi dengan menyalurkan mereka ke sekolah-sekolah swasta gratis,” pungkasnya.(ADV)