Kabupaten Serang, Nodeal.id

– Memasuki usia lima abad, Kabupaten Serang terus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. DPRD Kabupaten Serang pun menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penganggaran.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Serang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026).

Sidang paripurna dihadiri Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Serang serta para undangan.

Bahrul mengatakan, peringatan lima abad Kabupaten Serang tidak semata-mata menjadi momentum perayaan. Usia 500 tahun harus menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus mengevaluasi berbagai program yang telah dilaksanakan.

“Angka 500 tahun itu bukan hanya sebatas euforia bertambahnya usia. Bukan juga hanya berulangnya tanggal 8 di tiap tahunnya. Tapi momentum itu adalah momentum untuk merefleksikan dan mengevaluasi apa yang pernah dicapai pada masa lalu, apa yang sudah dilakukan oleh kepemimpinan pemerintahan hari ini dan apa yang harus dilakukan ke depan dalam rangka merespons aspirasi dan harapan masyarakat Kabupaten Serang,” kata Bahrul.

Menurutnya, DPRD memiliki fungsi penting dalam memastikan arah pembangunan tetap sesuai kebutuhan masyarakat. Pengawalan dilakukan melalui fungsi perencanaan, pengawasan dan penganggaran.

Program yang telah berjalan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, kata Bahrul, harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Sedangkan program yang belum memberikan dampak signifikan perlu dievaluasi.

“Jika kemudian dalam proses evaluasinya tidak menimbulkan dampak signifikan secara positif untuk kepentingan publik, maka kita evaluasi agar program itu juga dirubah atau dimodifikasi atau bahkan kita hilangkan,” ujarnya.

Dalam fungsi pengawasan, DPRD melalui komisi-komisi melakukan pengawasan terhadap mitra kerja masing-masing. Hal itu dilakukan untuk memastikan program yang telah direncanakan benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan.

Sementara dalam fungsi penganggaran, DPRD bersama pemerintah daerah menentukan skala kebutuhan dan prioritas pembangunan.

“Dalam proses pembahasan badan anggaran, anggaran-anggaran itu satu rupiah pun harus dipertanggungjawabkan dan itu harus berdampak positif terhadap kepentingan publik,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, usia 500 tahun merupakan perjalanan panjang yang di dalamnya terdapat berbagai perjuangan, karya, doa dan keteladanan.

“Lima abad bukan sekadar angka dan bukan pula seremoni semata. Lima abad adalah perjalanan panjang yang di dalamnya tersimpan keteguhan, pengorbanan, karya, doa, dan keteladanan,” katanya.

HUT ke-500 Kabupaten Serang mengusung tema “5 Abad Melangkah Bersama Menuju Serang Bahagia”. Tema tersebut menjadi komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati memaparkan sejumlah capaian pembangunan, di antaranya Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 559.770 jiwa, rehabilitasi empat puskesmas dan pembangunan satu puskesmas.

Di bidang pendidikan, Pemkab Serang memberikan beasiswa kepada 1.866 siswa SD, 1.228 siswa SMP dan 253 guru. Pemerintah daerah juga meningkatkan insentif bagi 20.445 guru madrasah dan guru ngaji sebesar 50 persen.

Sementara di bidang infrastruktur, Pemkab Serang melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi jalan kabupaten sepanjang 68 kilometer serta rehabilitasi 13 jembatan.

Bahrul menegaskan, berbagai capaian pembangunan tersebut harus terus dikawal melalui pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Yang terpenting bagaimana apa yang sudah direncanakan itu betul dilaksanakan dan memberikan dampak positif terhadap kepentingan publik,” pungkasnya. (Adv)