Serang, Nodeal.id
– Pekerjaan pemeliharaan median Jalan Boru–Palima, Provinsi Banten, mendapat sorotan. Pengecatan median jalan yang terpantau di lapangan diduga dilakukan secara asal-asalan dan berpotensi tidak bertahan lama.
Pantauan Nodeal.id (19/7), permukaan median jalan tampak dicat tanpa terlebih dahulu dilakukan pengerokan atau pembersihan lapisan cat lama yang mengelupas.
Kondisi tersebut dikhawatirkan membuat hasil pengecatan tidak maksimal dan cat baru lebih cepat mengelupas.Pekerjaan pemeliharaan yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dinilai semestinya dilaksanakan dengan memperhatikan standar kualitas pekerjaan.
Pasalnya, selain menyangkut penggunaan uang negara, hasil pekerjaan juga menjadi bagian dari wajah infrastruktur jalan di Provinsi Banten.Kondisi tersebut pun menjadi pertanyaan publik, khususnya terkait besaran anggaran pemeliharaan median Jalan Boru–Palima serta metode pelaksanaan pekerjaan yang diterapkan.
Kepala UPTD Seragon DPUPR Provinsi Banten, Cecep H., saat dikonfirmasi Nodeal.id melalui pesan WhatsApp pada 23 Juli 2026 terkait anggaran pemeliharaan Jalan Boru–Palima, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.
Minimnya penjelasan dari pihak DPUPR Seragon menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi anggaran dan pengawasan terhadap pekerjaan pemeliharaan infrastruktur tersebut.(Red)

