Serang, Nodeal.id
Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SD Negeri (SDN) Gowok, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, menuai sorotan. Sekolah tersebut tercatat sebagai penerima anggaran revitalisasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai mencapai Rp1.406.710.361.
Namun, di tengah besarnya anggaran yang dikucurkan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, akses publik terhadap kondisi sekolah dan informasi mengenai pelaksanaan program tersebut justru dipertanyakan.
Berdasarkan pantauan tim jurnalisme Nodeal.id, pada Rabu (22/7/2026), gerbang utama SDN Gowok terlihat dalam kondisi tertutup dan terkunci menggunakan gembok.
Tidak terlihat aktivitas dalam proyek dan sempat ditanyakan menurut warga sekitar, Kepsek itu baru datang namun menurut tim Kepsek sudah bergeser dari sekolah, dan saat di foto dilokasi proyek, salah seorang staf Kepsek memberikan amplop 25 ribu sebanyak 4 amplop.
Kondisi itu menimbulkan tanda tanya. Apalagi, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara jelas kapan pekerjaan revitalisasi dimulai, siapa pelaksana kegiatan, bagaimana mekanisme pelaksanaannya, serta seperti apa rincian penggunaan anggaran yang mencapai lebih dari Rp1,4 miliar tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kepala SDN Gowok, Encun Sunardi, juga belum mendapatkan respons.
Informasi digembok dan sulitnya akses masuk saat itu, memunculkan dugaan bahwa pelaksanaan program revitalisasi di SDN Gowok belum berjalan secara terbuka. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak sekolah maupun instansi terkait.
Karena itu, Dinas Pendidikan Kota Serang dan pihak terkait perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status program revitalisasi SDN Gowok, termasuk sumber anggaran, mekanisme pelaksanaan, jadwal pekerjaan, pihak pelaksana, serta progres kegiatan di lapangan.
Hingga kini, sejumlah pertanyaan masih belum terjawab: Apakah pekerjaan revitalisasi sudah dimulai? Siapa pelaksana program? Bagaimana rincian penggunaan anggarannya? Dan mengapa sekolah dalam kondisi tertutup ketika hendak dilakukan konfirmasi?
Redaksi Nodeal.id akan terus melakukan penelusuran dan meminta klarifikasi kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan penggunaan anggaran negara tersebut berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. (Tim)

