SERANG, Nodeal.id

– Pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di SMP dan SMK Insan Madani, Kota Serang, Banten, yang mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total nilai sekitar Rp880 juta, menjadi sorotan.

Pasalnya, dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut diduga terdapat penggunaan material besi yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau standar yang dipersyaratkan dalam pekerjaan konstruksi.

Dugaan tersebut perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan dari pihak terkait untuk memastikan apakah material yang digunakan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan dalam dokumen pelaksanaan program revitalisasi.

Penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi, apabila terbukti, berpotensi memengaruhi kualitas dan kekuatan bangunan yang dibiayai menggunakan anggaran negara.

Masyarakat juga berhak mengetahui secara transparan proses pelaksanaan program tersebut, termasuk pihak pelaksana pekerjaan, nilai anggaran, sumber dana, spesifikasi material, serta mekanisme pengawasan yang dilakukan selama proyek berlangsung.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai jenis dan ukuran besi yang digunakan serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola SMP dan SMK Insan Madani maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penggunaan besi di bawah standar tersebut.

Jika dugaan tersebut terbukti, aparat pengawas internal pemerintah dan instansi berwenang perlu melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan program revitalisasi yang bersumber dari APBN tersebut, guna memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan bangunan yang aman serta berkualitas.

(Sul)