SERANG – Ketua DPRD Provinsi Banten, H. Fahmi Hakim, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin (6/7/2026).

Pembukaan MTQ dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Provinsi Banten, tokoh agama, serta kafilah dari delapan kabupaten/kota yang akan mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Penyelenggaraan MTQ XXIII menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi bagi para qari dan qariah terbaik, MTQ juga diharapkan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di Provinsi Banten.

Ketua DPRD Provinsi Banten H. Fahmi Hakim mengapresiasi penyelenggaraan MTQ yang dinilai konsisten menjadi sarana pembinaan keagamaan sekaligus pengembangan potensi generasi muda di bidang Al-Qur’an.

“Semoga pelaksanaan MTQ XXIII Provinsi Banten berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki semangat berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Fahmi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus didukung oleh pembangunan karakter, moral, dan spiritual masyarakat.

Menurutnya, MTQ memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing, sehingga mampu menjadi fondasi penting bagi kemajuan Provinsi Banten di masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan MTQ XXIII, diharapkan semangat mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Banten yang maju, religius, dan berakhlakul karimah.(ADV)