Banten, Nodeal.id
Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten yang saat ini sedang dalam pekerjaan menuai banyak kejanggalan dari kontrak seperti Hari Kerja, bahan dasar utama karet yang tidak memperhatikan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Hal tersebut diakui oleh Konsultan pengawas PT . Manggala Karya Bangun Sarana KSO CV Cipta SuramaduA@ Konsultan tanggal 7 Oktober 2026 saat Media Nodeal.id menyambangi lokasi Rehabilitasi Bendung Karet Cibanten.
Menurut Konsultan Pengawas bahan utama Bendung Karet Cibanten dipesan dari negara China yang akan datang pada tanggal 3 Desember 2026.
Sedangkan beton untuk memasang angkur akan di mulai bulan depan, ucapnya.
Saat di tanya terkait tidak adanya aktifitas yang kerja dan progres kerjaan, serta ada dan tidak ada deviasi Konsultan Pengawas menjawab, “bahwa untuk karyawan atau pekerja sadang di liburkan karena tidak ada kegiatan”, ujarnya. “Sedangkan untuk deviasi aman pak sampei sekarang progres baru diviasi 1% “sambungnya.
Saat di konfirmas terkait isi Sandbag apalah tanah atau pasir, Konsultan Pengawas menjawab, bahwa Sandbag di isi dengan pasir”, tegasnya.
Dari pantauan media ini menduga pekerjaan tersebut tidak mungkin deviasi nya cuma 1%, karena pantauan di lapangan pekerjaan sudah berminggu
Minggu tidak ada kegiatan jadi, tidak mungkin progres nya naik sedangkan aitem apa yg di kerja kan tidak ada pekerjaan.
Media ini mencoba menghubungi Pejabat SNVT ATAB I BBWSC 3 melalui pesan singkat chat, namun lagi-lagi tidak di jawab. Dan sampai berita ini d turunkan.
Sementara itu terpisah Syamsul salah satu Pemerhati pembangunan yang turut serta mengawasi rehabilitasi Bendung Karet Cibanten mengatakan, ” Inspektorat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (Inspektorat Kementerian PU) harus segera sidak, dan Kita akan melaporkan ke Jakarta baik ke Kementerian PUPR dan Itjen Kementerian PU.
Pasalnya banyak kejanggalan dari perencanaan sampai pelaksanaan”, tegas nya.
Dalam papan informasi tercatat Rehabilitasi Bendung Karet Cibanteng, yang di kerjakan oleh SNVT Air Tanah dan Air Baku BBWSC 3 dengan penyedia jasa Kontraktor Pelaksana PT. Mitra Bahagia Utama dan Konsultan PT. Manggala Karya Bangun Sarana KSO CV. Cipta Suramadu Konsultan.
Dengan Nomor kontrak HK.02/KONS-Cibanten/BBWSC 3.3.11.2/202 Tanggal Kontrak 25 Juni 2026 dan Nilai Kontrak Rp 23.998.628.004 dengan waktu kerjaan 180 hari kalender .
Papan informasi tersebut sudah jelas tertuang dalam RAB dan harga juga. Lantas sekarang ini karyawan atau pekerja sedang off atau libur.
Lalu anggaran karyawan yang sedang libur kemana larinya, apa di masukan ke hari kerja, tegasnya.
” Dalam papan informasi waktu pelaksanaan mencapai 180 hati kalender ini berarti 6 bulan. Bila mana di mulai dari tanggal 25 juni ini berakhir kerjaan tanggal 25 Desember 2026. Ini jelas terlihat adanya dugaan permainan HOK, karena pekerjaan sudah libur saat ini”, ucapnya.
Kita akan ke Jakarta dalam waktu dekat ini, agar Itjen dan pihak Kementerian PUPR untuk sidak, pukasnya. (Red)
