.

    SERANG, Nodeal.id

    – Deru mesin motor dua tak (2 stroke) turut mewarnai gelaran Banten Tourism Riding 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Sabtu (31/10/2026).

    Komunitas pencinta motor dua tak, Kuntul Ngebul, menjadi salah satu peserta yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran komunitas ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap dunia otomotif dapat berjalan beriringan dengan upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.

    Banten Tourism Riding 2026 merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan memperkenalkan sekaligus mempromosikan beragam potensi destinasi wisata di Provinsi Banten melalui aktivitas berkendara bersama atau touring.

    Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi komunitas otomotif untuk berpartisipasi dalam mengenalkan kekayaan alam, budaya, dan daya tarik wisata Banten kepada masyarakat luas.

    Ketua Komunitas Kuntul Ngebul, Murtado, menyambut positif kegiatan yang digagas Dinas Pariwisata Provinsi Banten tersebut.

    Menurutnya, Banten Tourism Riding bukan sekadar ajang berkumpul para penghobi sepeda motor, melainkan momentum untuk membangun sinergi antara komunitas otomotif dan pemerintah dalam memajukan pariwisata daerah.

    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain menjadi ajang promosi pariwisata Banten, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada teman-teman yang memiliki hobi riding atau touring untuk ikut berkontribusi membantu pemerintah memperkenalkan potensi wisata daerah,” ujar Murtado.

    Ia mengatakan, komunitas motor memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gerakan promosi pariwisata. Melalui kegiatan touring, para anggota komunitas dapat menjelajahi berbagai destinasi sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat.

    Terlebih, menurut Murtado, aktivitas komunitas otomotif tidak hanya terbatas pada kegiatan berkendara, tetapi juga dapat diarahkan menjadi aktivitas positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

    Dari Hobi Motor Dua Tak, Ikut Promosikan Pesona Banten

    Murtado menilai, keterlibatan komunitas otomotif dalam kegiatan pariwisata merupakan langkah positif yang patut terus dikembangkan.

    Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap dunia otomotif, komunitas motor dapat menjadi salah satu mitra pemerintah dalam memperluas jangkauan promosi wisata Banten.

    Ia berharap Banten Tourism Riding dapat menjadi agenda berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak komunitas motor dari berbagai wilayah.

    “Dengan adanya kegiatan seperti ini, komunitas tidak hanya sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi daerah, khususnya dalam mendukung promosi pariwisata Banten,” katanya.

    Partisipasi Kuntul Ngebul dalam Banten Tourism Riding 2026 sekaligus menunjukkan bahwa komunitas motor dua tak tidak hanya identik dengan suara khas mesin dan kepulan asap knalpot, tetapi juga memiliki semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.

    Melalui kolaborasi antara pemerintah dan komunitas otomotif, kegiatan wisata berbasis touring diharapkan mampu menjadi salah satu sarana efektif untuk memperkenalkan pesona Banten sekaligus mendorong kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan daerah.(Red)