SERANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menyatakan seluruh persiapan tahap Pra Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) Tahun 2026 telah rampung. Tahapan awal ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan lebih tertib, transparan, dan berkeadilan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menjelaskan bahwa pada tahap Pra-SPMB, sekolah difokuskan pada proses verifikasi dan validasi data nilai rapor siswa kelas VII hingga IX serta data domisili calon peserta didik melalui sistem PRPS di seluruh SMP dan sederajat.

Menurutnya, proses verifikasi tersebut ditargetkan selesai pada akhir Februari 2026. Selanjutnya, Dindikbud akan melaksanakan sosialisasi secara masif mulai Maret 2026 sebagai persiapan menghadapi pelaksanaan SPMB yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

“Ketepatan data menjadi kunci utama agar pelaksanaan SPMB berjalan objektif dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Jamaluddin.

Ia menambahkan, pelaksanaan SPMB Tahun 2026 dirancang untuk memberikan prioritas kepada siswa yang berdomisili di sekitar sekolah negeri sesuai jalur yang ditetapkan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan yang merata bagi masyarakat Banten.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten juga telah menyiapkan lebih dari 800 sekolah mitra Program Sekolah Gratis sebagai alternatif bagi peserta didik yang belum memperoleh kursi di sekolah negeri. Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh layanan pendidikan.

Dindikbud Provinsi Banten mengimbau seluruh orang tua, wali murid, serta pihak sekolah agar segera memastikan data peserta didik, baik nilai rapor maupun data domisili, telah sesuai dan akurat sebelum tahapan SPMB dimulai.

Melalui persiapan yang matang, Pemerintah Provinsi Banten berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Provinsi Banten.(ADV)